Semua alat-alat tersebut sudah pasti sering kamu lihat dalam kehidupan kamu sehari-hari dan sering kamu gunakan untuk meringankan pekerjaan kamu. 

Alat-alat itu merupakan bagian dari pesawat sederhana. Tahukah kamu apa itu pesawat sederhana?

Tahukah kamu bagaimana cara kerja alat–alat tersebut sehingga dapat mempermudah semua pekerjaan kamu? Selanjutnya akan dibahas lebih jauh apa itu pesawat sederhana.

Pengertian Pesawat Sederhana

Pernah kamu mengangkat sebuah drum ke atas bak mobil pick up? Pasti sangat berat! Jika kamu menggunakan papan dalam posisi miring tepat menempel pada bak mobil, pasti mengangkat drum ke atas bak mobil akan jadi lebih ringan.
Alat-alat seperti itu, alat-alat yang dapat membantu memudahkan pekerjaan manusia disebut dengan “PESAWAT SEDERHANA


Jenis-jenis Pesawat Sederhana
PESAWAT SEDERHANA
A. Pengungkit
Pengungkit biasa juga disebut dengan TUAS.
Pengungkit merupakan salah satu alat pesawat sederhana yang dapat digunakan untuk mengungkit, mencabut atau mengangkat benda.

Tahukah kamu bahwa pengungkit terdiri dari beberapa bagian? Pengungkit terdiri dari tiga bagian,yaitu:
  • Titik Tumpu disebut juga dengan titik fulkrum, yaitu titik tempat batang ditumpu atau diputar.
  • Titik Beban yaitu bekerjanya beban.
  • Titik Kuasa yaitu bekerjanya gaya
Jenis-jenis Pengungkit
1. Pengungkit Jenis Pertama

Pengungkit jenis pertama  yaitu letak titik tumpu berada diantara beban dan kuasa.

Salah satu contoh dari jenis pertama ini adalah jungkat-jungkit.


Contoh lain dari pengungkit jenis pertama, yaitu: linggis, gunting, pemotong kuku dan tang


2. Pengungkit Jenis Kedua

Pengungkit jenis kedua yaitu letak titik bebannya berada diantara titik tumpu dan titik kuasa.

Salah satu contoh dari jenis kedua ini adalah gerobak dorong satu roda yang digunakan pada bangunan.

Contoh lain dari pengungkit jenis kedua, yaitu: pembuka botol, alat pemecah kemiri, alat pemecah kepiting, pemotong kertas dan masih banyak lagi.

3. Pengungkit Jenis Ketiga
Pengungkit jenis ketiga yaitu letak titik kuasa berada diantara titik tumpu dan titik beban.

Salah satu contoh dari jenis tiga ini adalah orang yang sedang mengangkat pasir dengan menggunakan sekop.


Contoh lain dari pengungkit jenis ketiga, yaitu: sapu, pinset, stapler dan yang lainnya




B. Bidang Miring

Bidang Miring adalah suatu permukaan datar yang memiliki suatu sudut, yang bukan sudut tegak lurus, terhadap permukaan horizontal

Salah satu contoh bidang miring adalah tangga yang biasa kamu naiki.

Contoh lain dari bidang miring, yaitu: Jalan berkelok pada bukit, papan miring untuk menaiki drum ke bak mobil dan sekrup.


C. Katrol

Katrol adalah Sebuah roda yang sekelilingnya diberi tali dan dipakai untuk mempermudah pekerjaan manusia.
Jika kamu mengangkat barang dengan menggunakan katrol, maka kamu akan merasa lebih ringan jika jumlah katrol yang kamu gunakan semakin banyak.
Jadi, katrol bisa disusun dengan berbagai jenis susunan, yaitu : Katrol tetap, katrol bebas dan katrol majemuk.
Jenis-jenis Katrol
1. Katrol Tetap
Katrol tetap adalah katrol yang dipasang tetap pada suatu titik. Biasanya digunakan untuk mengubah arah gaya yang kita keluarkan
Contohnya: 
Katrol untuk mengambil air di sumur, Kerekan burung, Katrol yang digunakan untuk mengangkut barang pada bangunan dan Kerekan bendera.


2. Katrol Bebas
Berbeda dengan katrol tetap, katrol bebas bisa bergerak. Katrol ini tidak mengubah arah gaya yang kita keluarkan.
Contohnya : 
Alat pengangkut peti kemas di dermaga, alat pengangkut bahan bangunan pada pembangunan gedung bertingkat.


3. Katrol Ganda
Katrol majemuk adalah susunan katrol yang terdiri dari katrol tetap dan katrol bebas
Contohnya : 
Pada mobil derek dan peralatan pemanjat tebing.


Roda
Roda digunakan untuk memindahkan benda agar lebih ringan, roda memiliki sebuah poros dan bisa berputar pada porosnya.
Salah satu contoh roda adalah roda sepeda yang biasa kamu naiki
Jenis-jenis Roda
1. Roda Setali
Roda setali, yaitu dua buah roda atau lebih yang dihubungkan dengan tali.
Contohnya :
Roda sepeda yang dihubungkan dengan rantai, dan roda sepeda motor yang dihubungkan dengan rantai.
2. Roda Sepusat
Roda sepusat, yaitu dua buah roda atau lebih yang memiliki pusat yang sama.
Contohnya :
Roda pada mobil truk.
3. Roda Bersinggungan
Roda bersinggungan, yaitu dua buah roda atau lebih yang saling bersinggungan satu sama lain.
Contohnya :
Roda pada bagian dalam jam.

sumber: rumah belajar kemdiknas

Post a Comment

 
Top